Strategi Kebijakan Akselerasi Penurunan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Lampung Selatan

Dedi Heri Susanto

Abstract


Kekerasan berbasis gender di Kabupaten Lampung Selatan masih menjadi permasalahan utama dalam perlindungan perempuan dan anak pada tahun 2025. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat 90 korban kekerasan, dengan kejahatan seksual sebagai bentuk kekerasan dengan jumlah korban terbanyak, yaitu 66 korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab tingginya kekerasan, mengevaluasi kesenjangan kebijakan yang ada, serta merumuskan strategi akselerasi penurunan kekerasan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kerangka analisis evaluasi kebijakan William N. Dunn. Hasil analisis menunjukkan bahwa akar masalah berkaitan dengan lemahnya deteksi dini di tingkat desa/komunitas, minimnya layanan pendampingan terintegrasi, dan rendahnya kepercayaan korban terhadap penanganan kasus. Berdasarkan penilaian terhadap lima alternatif kebijakan, Pembentukan Layanan Terpadu dan Satu Pintu (One-Stop Service) di Tingkat Kabupaten memperoleh tingkat kesesuaian relatif tertinggi. Rekomendasi kebijakan berbentuk Peraturan Bupati tentang Penguatan Layanan Terpadu dan Pencegahan Berbasis Komunitas, yang mencakup penguatan UPTD PPA, deteksi dini berbasis desa, koordinasi lintas sektor, serta sosialisasi dan edukasi masyarakat.


Keywords


Kekerasan Berbasis Gender; Perlindungan Anak dan Perempuan; Kebijakan Publik

Full Text:

PDF

References


Aji, S., & Fitriono, R. A. (2025). Penerapan asas the best interest of the child dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia terhadap anak pelaku tindak pidana. Recidive: Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan, 14(3), 253–264. https://doi.org/10.20961/recidive.v14i3.99416

Amir, M., Munir, N., & Abu, A. (2025). Strategi fasilitator dalam program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat di Kota Palu, Indonesia. Journal of Islamic Community and Development, 4(2), 111–126.

Audina, D. J. (2022). Kesetaraan gender dalam perspektif hak asasi manusia. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 2(4), 148–154. https://doi.org/10.56393/nomos.v1i6.602

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Selatan. (2025a). Indeks pembangunan gender (IPG) di Kabupaten Lampung Selatan, 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Selatan.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Selatan. (2025b, September 9). Profil kemiskinan Kabupaten Lampung Selatan 2025. https://lampungselatankab.bps.go.id/id/publication/2025/09/09/5e2d513632ee1b7d1bc3ef16/profil-kemiskinan-kabupaten-lampung-selatan-2025.html

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2024). Indeks pemberdayaan gender (IDG), 2024. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Deviana, A., Putra, A. M., Lathifa, P., Siregar, A. A., & Miftahuddin. (2025). Analisis dampak kekerasan seksual terhadap perempuan. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(1), 1503–1519. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/471

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Selatan. (2026). Data kasus kekerasan perempuan dan anak Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025 [Data internal].

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung. (2026, January 30). Laporan SIMFONI tahun 2025. https://dinaspppa.lampungprov.go.id/detail-post/laporan-simfoni-tahun-2025

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Hayatuddin, K., Zahri, S., Kurnianda, S. I., & Is, M. S. (2024). Anak yang berkonflik dengan hukum berdasarkan prinsip kepentingan terbaik bagi anak: Kajian Putusan Nomor 16/Pid.Sus-Anak/2019/PN.Plg. Jurnal Yudisial, 17(3), 403–424. https://doi.org/10.29123/jy.v17i3.687

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2025a, August 6). Menteri PPPA: Banyak perempuan dan anak korban kekerasan tidak berani melapor. https://www.kemenpppa.go.id/siaran-pers/menteri-pppa-banyak-perempuan-dan-anak-korban-kekerasan-tidak-berani-melapor

Kertati, I. (2026). Dominasi kekerasan seksual terhadap anak perempuan: Kegagalan ruang domestik sebagai lingkungan aman di Jawa Tengah. Jurnal Media Administrasi, 11(1), 42–56. https://jurnal2.untagsmg.ac.id/index.php/jma/article/download/3667/2912

Komnas Perempuan. (2026, March 6). Siaran pers Komnas Perempuan peluncuran Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan 2025. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-peluncuran-catatan-tahunan-kekerasan-terhadap-perempuan-2025

Munif, W. (2022). Pengembangan konsep pemberdayaan perempuan kampung untuk mencegah kekerasan berbasis gender di Kampung Paluh Kabupaten Siak. Scientia: Jurnal Multi Disiplin Ilmu, 1(1), 62–72. https://doi.org/10.62394/scientia.v1i1.3

Ningsih, N. P. (2024). Strategi Dinas (P3AP2KB) dalam upaya pemberdayaan perempuan dan anak korban tindak kekerasan di Kabupaten Pelalawan. Journal of Public Administration Review, 1(1). https://journal.uir.ac.id/index.php/jpar/article/view/16900

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (2025). Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perlindungan Perempuan dari Tindak Kekerasan. JDIH Kabupaten Lampung Selatan. https://jdih.lampungselatankab.go.id/dokumen/index2?id=PERATURAN+DAERAH+KABUPATEN

Reftyawati, D., & Eka, A. (2025). Mencegah kekerasan seksual: Edukasi untuk anak dan remaja di Dusun Tegal Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 2558–2562. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/43755

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Salwa, V., Peranginangin, F. N. B., & Rochmaniya, H. (2025). Kekerasan terhadap perempuan: Tantangan dan solusi psikologis. Jurnal Sosial Humaniora, 2(1). https://ejournal.suryabuanaconsulting.com/index.php/jsht/article/view/211

Sarie, F., Untarti, A., Amrullah, M. N. K., Syah, R. F., Amruddin, Pranoto, W. A., Wish Back, S., Arini, D. U., Lestari, K. K., & Saksono, H. (2023). Mengenal ekologi sosial. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.

Sitaresmi, A. R., & Suherman, A. (2024). Pengaruh KDRT terhadap pertumbuhan anak. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(1), 314–322.

Suhra, S., Amane, A. P. O., Hikmiyah, H. H., & Muhtolib. (2024). Gender dan ketimpangan sosial. CV. Afasa Pustaka.

Susilawati, E., Gultom, B., Desrida, G. R., Rahmawati, S., & Masriah, I. (2022). Ketimpangan gender dan pencapaian SDGs di Indonesia: Menggali hubungan antara kesetaraan gender dan pembangunan. Generasi Pancasila, 2, 63–71. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/gnp/article/view/46864

United Nations Children's Fund. (2023). Percentage of ever-partnered women and girls (aged 15 years and older) subjected to physical, sexual or psychological violence by a current or former intimate partner in the previous 12 months. https://data.unicef.org/indicator-profiles/PT_F_GE15_PS-SXEM_V_PTNR_12MNTH/

United Nations Development Programme. (2025). Sustainable development goals. https://www.undp.org/sustainable-development-goals

Wahda, M. A., Suhaeb, F. W., Saifuddin, Mario, & Jusnawati. (2025). Peningkatan kapasitas kelompok perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) dalam pencegahan dan penanganan kasus pekerja anak di Kabupaten Wajo. Jurnal Sulapa Eppa, 1(1), 104–110. https://journal.unm.ac.id/index.php/JSE/article/view/8442

Warniati, L. (2025). Child grooming dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak di Aceh Singkil [Master's thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. Repository UIN Sunan Kalijaga. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75156/

World Health Organization. (2026). Violence against women. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/violence-against-women

Zuhaira, A., Sonia, J., Satrio, K. Y., & Jenita, Y. L. (2025). Analisis dampak kekerasan dalam rumah tangga terhadap kesehatan mental korban. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(8), 23–27. https://padangjurnal.web.id/index.php/menulis/article/view/539




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/ejkpp.v12i2.5021

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.