Komunikasi Interpersonal dalam Pergaulan Remaja yang Dekat dengan Aksi Klitih: Studi Kasus Yogyakarta

vernandito sultan mahardika, Prima Exgla, Aldi Nur Haq, Zeskind Loveressa

Abstract

Fenomena klitih di Yogyakarta merupakan bentuk kenakalan remaja yang kian mengkhawatirkan karena melibatkan kekerasan tanpa motif jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi interpersonal dalam membentuk dinamika kelompok remaja yang terlibat dalam aksi klitih. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan interpretif melalui wawancara mendalam, FGD, dan observasi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori penetrasi sosial Altman & Taylor yang mengkaji pengungkapan diri dalam hubungan interpersonal. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dalam kelompok klitih berkembang mulai dari pengungkapan permukaan hingga pengungkapan menengah, tetapi jarang mencapai pengungkapan sentral yang intim. Keterikatan emosional dibangun bukan atas dasar kepercayaan personal, melainkan loyalitas terhadap kelompok dan struktur sosial informal di dalamnya. Minimnya komunikasi yang mendalam mengindikasikan ketiadaan ruang aman bagi eksplorasi identitas personal, yang justru memperkuat ekspresi agresi. Penelitian ini memberi kontribusi pada pendekatan komunikasi preventif dalam pembinaan remaja dan penanggulangan kekerasan berbasis kelompok.

Keywords

Kata Kunci: komunikasi interpersonal, remaja, penetrasi sosial, klitih, kekerasan kelompok

Full Text:

PDF

References

Aldila Safitri, A., Rahmadhany, A., & Irwansyah, I. (2021). Penerapan Teori Penetrasi Sosial pada Media Sosial: Pengaruh Pengungkapan Jati Diri melalui TikTok terhadap Penilaian Sosial. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i1.180

Altman, I., & Taylor, D. (1973). Social Penetration: The Advance of Interpersonal Relationship. Irvington Publishers.

Faidlatul Habibah, A., Shabira, F., & Irwansyah, I. (2021). Pengaplikasian Teori Penetrasi Sosial pada Aplikasi Online Dating. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 3(1), 44–53. https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i1.183

Kustiawan, W., Fadillah, U., Sinaga, F. K., Hattaradzani, S., Hermawan, E., Juanda, M. D., Suryadi, A., & Fahmi, R. R. (2022). Komunikasi Intrapersonal. Journal Analytica Islamica, 11(1), 150. https://doi.org/10.30829/jai.v11i1.11930

Mahardika, B. (2024). Program Parenting Skill Berbasis Konseling Sebagai Upaya Meningkatkan Kecerdasan Intrapersonal Dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar Ramah Anak. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 43–52. https://doi.org/10.19105/kiddo.v1i1.12717

Mahendra, Y., Riyanto, B., & Herawati, D. M. (2020). Studi Fenomenologi Tentang Pengalaman Komunikasi Anak Pelaku Klitih.

Mataputun, Y., & Saud, H. (2020). Analisis komunikasi interpersonal dan penyesuaian diri remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(1), 32–37. https://doi.org/10.29210/140800

Palupi, I. K. F. (2020). Strategi Komunikasi Interpersonal Orang Tua Terhadap Anak Remaja Dalam Menghadapi Kenakalan Remaja Di Kelurahan Sanggrahan Kecamatan Grogol Sukoharjo Ivan. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 82–95.

Praptiningsih, N. A., & Putra, G. K. (2021). Toxic Relationship Dalam Komunikasi Interpersonal Di Kalangan Remaja. Communication, 12(2), 132. https://doi.org/10.36080/comm.v12i2.1510

Putra, A. (2020). Menelaah Fenomena Klitih Di Yogyakarta Dalam Perspektif Tindakan Sosial Dan Perubahan Sosial Max Weber. Jurnal Asketik : Agama Dan Perubahan Sosial, 4(1), 1–21.

Rachmayanti, J. D., & Nuryanti, L. (2024). Upaya penanganan perilaku agresif pada remaja pelaku klitih. Jurnal Consulenza:Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 7(2), 57–71.

Rini, W. (2020). Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dengan Kenakalan Remaja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(3), 513. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i3.5380

Semiawan, C. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Grasindo.

Syaroh, M., & Lubis, I. (2020). Komunikasi Antarpribadi Guru Dan Siswa Dalam Mencegah Kenakalan Remaja. Jurnal Network Media, Vol: 3 No.(1), 95–101.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.