Pengaruh Resolusi Sistem Zona Dan Jaringan Dalam Estimasi Matriks Asal Tujuan Angkutan Pribadi Dan Angkutan Umum Di Bandar Lampung

Ikarini Widayati, Rahayu Sulistyorini

Abstract


Kebutuhan pergerakan merupakan gambaran sejumlah potensi pergerakan dari sebuah daerah/zona tertentu. Pola perjalanan di dalam suatu sistem transportasi biasanya digambarkan dalam bentuk arus (kendaraan, orang maupun barang) yang bergerak dari lokasi asal menuju titik tujuan, di dalam suatu wilayah studi dan dalam rentang periode waktu tertentu. Pola perjalanan/pergerakan ini dikenal dengan istilah Matriks AsalTujuan (MAT), dimana isi selnya merepresentasikan jumlah perjalanan dari tiap asal ke tiap tujuan dalam satuan waktu dan tiap moda transportasi. Metode untuk mendapatkan MAT dapat dikelompokkan menjadi dua bagian utama, yaitu Metode Konvensional dan Metode berdasarkan data arus lalu lintas (biasanya disebut Metode Tidak Konvensional). Metode konvensional membutuhkan survei yang sangat besar, biaya mahal, waktu proses sangat lama, membutuhkan banyak tenaga kerja serta mengganggu arus lalu lintas yang ada. Sementara itu, metode estimasi MAT berdasarkan data arus lalu lintas yang termasuk kelompok Metode Tidak Konvensional (MTK) merupakan suatu metode estimasi yang cukup efektif dan ekonomis karena data utama yang dibutuhkannya adalah data arus lalu lintas yang cukup murah, banyak tersedia dan mudah didapat. Sehingga metode estimasi MAT dengan menggunakan data arus lalu lintas menjadi sangat menguntungkan untuk dipakai. Pada penelitian ini, metode kebutuhan yang digunakan adalah model gravity (GR) dikombinasikan dengan Multinomial Logit. Sedangkan metode estimasi yang digunakan adalah estimasi kuadrat-terkecil (KT) dan teknik pemilihan rute menggunakan metode equilibrium assignment. Indikator uji statistik dengan menggunakan koefisien determinasi (R2) dengan cara membandingkan MAT model dengan MAT prior dan membandingkan volume lalu lintas model dengan volume lalu lintas survey. Kajian ini difokuskan pada 2 (dua) buah moda, yaitu kendaraan pribadi dan angkutan umum (bis). Pemodelan yang dilakukan dikomputasi dengan bantuan paket program EMME/2. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat akurasi MAT dalam pemodelan. Salah satu dari faktor tersebut adalah pengaruh tingkat resolusi sistem zona dan sistem jaringan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan terhadap tingkat akurasi MAT dengan melakukan skenario perubahan sistem zona dan sistem jaringan pada daerah kajian. Semakin detail suatu zona dan jaringan, semakin bagus model yang dihasilkan, namun konsekuensinya, semakin dalam resolusi zona dan jaringan, memerlukan biaya dan waktu yang cukup besar.

Full Text:

PDF

References


Black, John. 1985. Urban Transport Planning. Cromm Helm. London.

Miro, Fidel. 2002.Perencanaan Transportasi. Erlangga. Jakarta.

Ortuzar, J.D. dan Willumsem, L.G. 1994. Modelling Transport, Second Edition, John Wiley & Sons.

Patunrangi, J., Tamin, O.Z., Sjafruddin,A. 1999. Pengaruh Resolusi Sistem Zona dan Sistem Jaringan Terhadap Tingkat Akurasi Matriks-Asal-Tujuan (MAT) Yang Diperoleh Data Arus Lalu Lintas, Prosiding Simposium II Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT), Institut Teknologi 10 November Surabaya. Surabaya.

Safivat, K.N.A. dan Magnanti, T. 1988. A Combined Trip Generation, Trip Distribution, Modal Split and Trip Assignment Model, Transportation Science.22(1),14 -30.

Stoper, P.R.and Meyburg, A.H. 1975. Urban Transportation Modelling and Planning. Lexington Books. Massachussetts.

Tamin, O.Z. & Soegondo, T. 1997. Penerapan Konsep Interaksi Tata Guna Tanah Sistem Transportasi Dalam Perencanaan Sistem Jaringan Transportasi di Jawa Barat. lTB. Bandung.

Tamin, O.Z. 1997. Perencanaan dan Pemodelan Trasnportasi. ITB. Bandung.

Tamin, O,Z. 2000. Perencanaan dan Pemodelan Tlasnportasi, Edisi II. ITB.Bandung.

Tamin, O.Z. 2008. Perencanaan, Pemodelan, & Rekayasa

Transportasi. ITB. Bandung.

Wells,G.R. 1975. Comprehensive Transport Planning. Charles Griffin. London




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jts.v2i2.268

Article Metrics

Abstract view : 105 times
PDF - 37 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.