Pengembangan Ekonomi Syari’ah Bagi Usaha Kecil dan Menengah dalam Menghadapi Krisis Finansial Global

. Habiburrahman

Abstract


Great financial crisis going on in the United States, a major disaster in the financial sectors. Indonesia is no exception affected sector small and medium businesses. Various efforts to restore the national economy, the government has done a lot, but signs of economic recovery has not been seen. The difficulty of the national economic recovery, probably mainly due to the lack of frameworks (framework) that systematic and can be used as a reference for restoring economic conditions. The author has confidence that the financial system and Islamic banking excellence mempuyai better system than the Western financial system berasaskan usury. The solution offered is to regulate the financial sector in order to stay away from all the transactions that contain usury, including virtual transactions in the money market.

Krisis keuangan hebat sedang terjadi di Amerika Serikat, sebuah bencana besar di sektor ekonomi keuangan. Indonesia juga terkena dampaknya tak terkecuali sektor usaha kecil dan menengah. Berbagai upaya untuk memulihkan ekonomi nasional, telah banyak dilakukan pemerintah, namun tanda-tanda pulihnya perekonomian belum juga kelihatan. Sulitnya pemulihan ekonomi nasional, barangkali terutama disebabkan oleh tidak adanya kerangka (framework) yang sistematis dan dapat dijadikan sebagai acuan untuk memulihkan kondisi perekonomian. Penulis mempunyai keyakinan bahwa sistem keuangan dan perbankan Islam mempuyai keunggulan system yang lebih baik dibandingkan dengan sistem keuangan Barat yang berasaskan riba. Solusi yang ditawarkan adalah mengatur sektor finansial agar menjauhi dari segala transaksi yang mengandung riba, termasuk transaksi-transaksi maya di pasar uang.



Keywords


financial crisis; small and medium business; virtual transactions;krisis keuangan; usaha kecil dan menengah; transaksi maya.

Full Text:

PDF

References


Ahmad, I. 1982. Pemikiran Sosial Islam, dalam W. Block dan I. Hexham (ed.), Religion, Economics, and Social Thought: Proceedings of an International Symposium, Vancouver, BC: The Fraser Institute.

Ahmad, K. (ed.) 1994. Penghapusan Riba: Konsep and Permasalahan, dalam K. Ahmad (ed.), Elimination of Riba from the Economy, Islamabad: Institute of Policy Studies.

Ahmed, Ausaf. 1995. Evolusi Perbankan Islam, dalam Encyclopedia of Islamic Banking and Insurance, London: Institute of Islamic Banking and Insurance.

Ahmed, N. 1997. Perbankan Islam dan Model Investasi. New Horizon, 67, September.

Ahmed, Shaghil, 1989. Perbankan dan Keuangan Islam. Sebuah esei tinjauan, Journal of Monetary Economics, 24.

Alchian, A.A. dan H. Demsetz, 1972. Produksi, biaya informasi, dan organisasi ekonomi, American Economic Review, 62 (Desember).

Algoud, L.M. dan M.K. Lewis, 1997. Pusat Keuangan Bahrain: peran masa kini dan masa datangnya dalam pendanaan Islam, Accounting, Commerce and Finance: The Islamic Perspective Journal, 1 (2).




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jmv.v3i1.683

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Visionist saat ini terindeks:

Penerbit Journal: Program Studi Manajemen (S2) Program Pascasarjana Universitas Bandar Lampung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Technical Support by:  RYE Education Hub