Implikasi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

M. Iwan Satriawan

Abstract


Election in Indonesia have been conducted since 1955 that continue in the new order era from 1971 until 1997, after the fall election the new order in the transition era of reform has been carried out 3 times, from 1999 to 2009. But until now, local issues did not really resonate despite the existence of this DPD caused united between national and local elections so that local issues covered by the dominance of national issues.

Keywords


Elections; Reform

Full Text:

PDF

References


Buku:

Jimly,Asshidiqie,2004, Format Kelembagaan Negara dan Pergeseran Kekuasaan dalam UUD 1945,Yogyakarta:UII Press

Daud Busroh,Abu,1990,Ilmu Negara,Jakarta:Bumi Aksara

Edie Toet Hendratno,2009,Negara Kesatuan,Desentralisasi,dan Federalisme, Yogyakarta:Graha Ilmu

M. Shaleh dan Mukhlis,2010, Impeachment Presiden,dan/atau Wakil Presiden,Surabaya:P.T Bina Ilmu

Mexsasai Indra,2011,Dinamika Hukum Tata Negara Indonesia,Bandung:Reflika Aditama

Muchamad Ali Safa'at,2011,Pembubaran Partai Politik,Jakarta:Raja Grafindo

Didik,Sukriono,2010, Pembaharuan Hukum Pemerintahan Desa,Malang:Setara Press

Irawan, Soejito,1984, Hubungan Pemerintah pusat dan pemerintah daerah,Jakarta:Bina Aksara

Inu Kencana Syafi'ie,2010, Ilmu Politik, Jakarta: Rineka Cipta

Ibnu,Tricahyo,2009, Reformasi Pemilu menuju pemisahan pemilu nasional dan pemilu local, Malang:in-Trans

Peter Mahmud Marzuki,2006,Penelitian Hukum Surabaya:Prenada Media

Syaukhani,2004,Otonomi Daerah dan Negara Kesatuan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Yuswanto,2012, Hukum Desentralisasi Keuangan, Jakarta: Raja Grafindo

Peraturan Perundang-undangan:

UUD Tahun 1945

Undang-Undang No.22 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu

Undang-Undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

Satriawan, M. Iwan,Implikasi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah,Universitas Bandar Lampung,2012


Refbacks

  • There are currently no refbacks.