Pengaruh Penggunaan Semen Pozzolan Tipe-A Terhadap Kuat Tekan Beton

Hery Riyanto

Abstract


Beton merupakan salah satu bahan bangunan konstruksi yang banyak digunakan dalam berbagai struktur.Salah satu bahan pembentuk beton adalah semen.Semen memegang peranan penting dalam pembentukan beton yang memiliki kwalitas dan mutu yang baik.Menurut SK SNI S-04-1989-F mengenai bahan semen, semen yang boleh digunakan untuk pembuatan beton harus dari jenis semen yang ditentukan dalam standar Umum Bahan Bangunan Indonesia dan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam standar tersebut dan jika menggunakan semen pozzolan, maka semen tersebut harus memenuhi syarat mutu, kimia dan fisika.Lebih lanjut, Rancangan Standar Nasional Indonesia mengenai Tata Cara Perencanaan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung menyebutkan bahwa semen yang dapat digunakan pada pekerjaan konstruksi harus sesuai dengan semen yang digunakan pada perancangan proporsi campuran.Pemilihan proporsi campuran harus ditentukan untuk menghasilkan kelecakan atau konsistensi yang menjadikan beton mudah dicor, ketahanan terhadap pengaruh lingkungan seperti ketahanan terhadap sulfat, perlindungan korosi.

 

Berdasarkan dari hasil penelitian dan pengujian terhadap kuat tarik balok beton bertulang menggunakan semen pozzolan tipe A didapat kesimpulan sebagai berikut: (1) Penggunaan semen pozzolan tipe A mengakibatkan beton berwarna keputih-putihan, hal ini disebabkan kadar kapur yang dimiliki oleh semen pozzolan tipe A, (2) Penggunaan semen pozzolan tipe A, lebih banyak membutuhkan air dibandingkan dengan semen portland baturaja serta kandungan semen Portland lebih cepat dalam waktu pengikatan awal pada beton, 150 menit pada semen portland baturaja dan 180 menit pada semen pozzolan tipe A dengan penambahan air sebanyak 30%, (3)Pada komposisi 1 semen : 2 pasir : 3 agregat dalam perbandingan volume dengan dimensi diameter 7,1 cm dan tinggi 14,2 cm, pada umur 18, 21 dan 28 hari semakin besar penggunaan pozzolan maka semakin kecil kuat tekan beton tersebut.


Keywords


Beton; Semen Pozzolan.

Full Text:

PDF

References


Anonim SNI S-04-1989-F, Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan Bangunan Bukan Logam), Departemen Pekerjaan Umum, yayasan LPMB, Bandung.

J.G. MacGregor, 1990, Concrete Flexure (Basic Concept, Rectangular Beams).

Murdock, R, N, 1986, Concrete Technology and Desaign Cement Replacement Material, volume 3, Reader in Civil and structure Engineering, University of Sheffield.

Sebayang, Surya., 2000. Diktat Bahan Bangunan (Volume I Teknologi Beton).

Swamy, R, N, 1986, Concrete Technology and Desaign Cement Replacement Material, volume 3, Reader in Civil and structure Engineering, University of Sheffield.




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jts.v6i1.905

Refbacks

  • There are currently no refbacks.