Saluran Drainase Dan Trotoar Sebagai Elemen Estetika Koridor Jalan

Ilham Malik

Abstract


Elemen estetika kota diantaranya adalah trotoar dan drainase sebagai bagian dari jalan. Sayangnya, perhatian yang diberikan pada trotoar dan drainase jalan raya ini masih rendah. Trotoar dibiarkan rusak, tidak indah, dan dijadikan sebagai tempat parkir atau jalur “alternatif sepeda notor menembus kemacetan”, atau menjadi tempat berdagang pedagang kaki lima. Bahkan juga menjadi tempat menempatkan tiang listrik, telepon atau reklame. Begitu juga dengan drainase jalan raya, dibiarkan kotor, bau dan mampat. Pembersihan dilakukan pada saat musim hujan yang menimbulkan banjir. Namun menjadikannya sebagai salahsatu elemen penting estetika kota, tidak menjadi mainset pengambil Jurnal Arsitektur Universitas Bandar Lampung, Juni 2014 32 kebijakan pembangunan perkotaan. Tentu saja, hal ini harus diubah. Sehingga kebijakan apapun yang diambil terkait dengan trotoar dan drainase dalam kerangka dan sudut pandang bahwa keduanya adalah elemen penting estetika kota sehingga harus diperhatikan dan dijaga dengan baik.

City aesthetic elements include sidewalks and drainage as part of the road. Unfortunately, the attention given to the pavement and highway drainage is still low. The sidewalks are left broken, bad, and used as a parking lot or alternative path for “motor bike through traffic jams", or a place for vendors. Even they are also used as a place to put electric poles, telephone or advertisement. Likewise the highway drainage is left dirty, smelly and incompressible. Cleaning is done during the rainy season causing flood. But making it as one of the essential elements of the aesthetics of the city is not the mindset for the urban development policy makers. Of course, this should be changed. Therefore, any policy in relation to the pavement and drainage as the important elements of the aesthetic city must be considered and well maintained.


Keywords


drainage , pavement, aesthetic city

Full Text:

PDF

References


AASHTO, Pedoman Drainase Jalan Raya, Jakarta, UI Press, 1992

www.skyscrapercity.com

www.trioktavia20.blogspot.com

www.wikipedia.org/wiki/Drainase

www.wikipedia.org/wiki/Trotoar

savanablogs.blogspot.com

Suripin, Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan, Yogyakatarta, Penerbit Andi, 2006




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jaubl.v4i2.532

Article Metrics

Abstract view : 298 times
PDF - 652 times

JURNAL ARSITEKTUR saat ini terindeks:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License