Literasi Keuangan dan Risiko Gagal Bayar Pada Pengguna Shopee Paylater di Provinsi Lampung

Intan Meliana, Afrizal Nilwan, Haninun Haninun

Abstract


Perkembangan teknologi finansial telah mendorong meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital, khususnya buy now pay later (BNPL) di Indonesia, termasuk Shopee PayLater. Kemudahan akses dan proses pengajuan yang cepat menjadikan layanan ini menarik bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung. Namun, penggunaan layanan paylater tanpa pengelolaan keuangan yang baik dapat menimbulkan risiko keuangan, salah satunya adalah risiko gagal bayar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara literasi keuangan dan risiko gagal bayar pada pengguna Shopee PayLater di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada 122 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki hubungan yang signifikan dan positif dengan risiko gagal bayar. Tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi berkaitan dengan pengelolaan kewajiban pembayaran yang lebih baik, sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya gagal bayar. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki peran penting dalam penggunaan layanan paylater. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai risiko yang berkaitan dengan penggunaan layanan paylater serta menjadi referensi bagi pengguna dan pembuat kebijakan dalam mendorong penggunaan layanan keuangan digital secara lebih bertanggung jawab.


Keywords


Literasi Keuangan, PayLater, Risiko Gagal Bayar, Shopee PayLater

Full Text:

PDF

References


Aini, N., & Nasrudin. (2023). a Financial Technology Index for Indonesia 2017 - 2020. Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan/Monetary and Banking Economics Bulletin, 26(3), 491–512. https://doi.org/10.59091/2460-9196.1697

Aminah, Soewito, E., Tarmizi, & Redaputri. (2020). The Role Of Fintech And Sharia Banking Industries In Increasing Economics Inclusion In Indonesia. 9(02), 2–5.

BBC News Indonesia. (2022). Akibat “beli sekarang bayar nanti”, banyak anak muda terjerat utang paylater – ‘Saya tidak bisa kredit rumah.’ https://www.bbc.com/indonesia/articles/cml0eempvkno

Centre, K. I. (2024). Milenial dan Gen Z Mendominasi Pengguna Paylater di Indonesia. https://databoks.katadata.co.id/media/statistik/66b5d6e18dff3/milenial-dan-gen-z-mendominasi-pengguna-paylater-di-indonesia

CNN. (2025, January 20). Pengguna Paylaer Tembus 16 Juta Orang, Terbanyak di Jabar - Perempuan. CNN INDONESIA. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20250120120402-78-1189151/pengguna-paylater-tembus-16-juta-orang-terbanyak-di-jabar-perempuan/amp

Deliandra, R., & Irwanto, A. (2019). admin,+RICA+DELIANDRA+-+MN. 29(1), 52–63. https://doi.org/10.20473/jeba.V29I12019.6015

Hakim, M. S., Setyaningrum, R. V., Yunita, R. D. S., & Nareswari, N. (2025). Mitigating Overconfidence Bias in Investment Behavior: the Roles of Financial Literacy and Digital Financial Literacy. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 9(1), 82–96. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2025.v9.i1.6959

Indonesia, V. (2024). Utang Warga RI di Pay Later Tembus Triliunan Rupiah, Risiko Gagal Bayar Tinggi? https://www.voaindonesia.com/amp/utang-warga-ri-di-pay-later-tembus-triliunan-rupiah-risiko-gagal-bayar-tinggi-/7715822.html

Lampost.co. (2025). Outstanding Paylater Warga Lampung Tembus Rp. 184,7 Miliar. Lampost.Co. https://lampost.co/ekonomi-dan-bisnis/outstanding-pay-later-warga-lampung-tembus-rp1847-miliar/

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Edukasi Keuangan. https://ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen/Pages/literasi-keuangan.aspx

Sujatmiko, & Kausar, A. (2025). Paylater Adoption as a Mediator Between Financial Literacy, Risk Perception, and Financial Behavior. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13(3), 1743–1754. https://doi.org/10.37641/jimkes.v13i3.3248




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jak.v17i2.5060

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.