Pengaruh Independensi Dan Kompetensi Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada BPK Perwakilan Provinsi Lampung

Aisyah Paramitha Chandramurti, Aminah Aminah

Abstract


Tujuan riset ini ingin menganalisa pengaruh independensi dan kompetensi auditor terhadap kualitas audit pada BPK Perwakilan Provinsi Lampung. Riset ini menerapkan pendekatan kuantitatif bermetode survei melalui pembagian kuesioner kepada auditor. Independensi auditor diukur melalui independensi dalam fakta, penampilan, dan sikap mental, sedangkan kompetensi auditor diukur melalui pengetahuan, keahlian teknis, dan pengalaman audit. Kualitas audit diukur berdasarkan ketepatan temuan audit, kepatuhan terhadap standar audit, serta kejelasan dan keandalan laporan audit. Datanya akan dianalisa secara statistik untuk memahami pengaruh masing-masing variabel. Di harapkan hasil risetnya bisa memberikan kontribusi akademis dan praktis untuk meningkatkan kualitas audit, khususnya dari penguatan independensi dan peningkatan kompetensi auditor pada BPK Perwakilan Provinsi Lampung.


Keywords


Independensi, Kompetensi, Kualitas Audit

Full Text:

PDF

References


Adhitya, R., Rahman, A., & Prasetyo, B. (2025). Pengaruh kompetensi auditor terhadap kualitas audit pada sektor publik. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 22(1), 45–58.

Ajzen, I. (1985). From intentions to actions: A theory of planned behavior. Springer-Verlag.

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Ajzen, I., & Fishbein, M. (1975). Belief, attitude, intention and behavior: An introduction to theory and research. Addison-Wesley.

Arens, A. A., Elder, R. J., & Beasley, M. S. (2017). Auditing and assurance services: An integrated approach (16th ed.). Pearson Education.

Basuki. (2006). Pengaruh independensi auditor terhadap kualitas audit. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 8(1), 23–35.

Boynton, W. C., & Johnson, R. N. (2006). Modern auditing (8th ed.). John Wiley & Sons.

Buchan, H. F. (2005). Ethical decision making in the public accounting profession: An extension of Ajzen’s theory of planned behavior. Journal of Business Ethics, 61(2), 165–181. https://doi.org/10.1007/s10551-005-0277-2.

Cristiawan, Y. J. (2005). Kompetensi dan independensi akuntan publik: Refleksi hasil penelitian empiris. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 7(1), 1–10.

DeAngelo, L. E. (1981). Auditor size and audit quality. Journal of Accounting and Economics, 3(3), 183–199. https://doi.org/10.1016/0165-4101(81)90002-1.

Deis, D. R., & Giroux, G. A. (1992). Determinants of audit quality in the public sector. The Accounting Review, 67(3), 462–479.

Hajering, H., Nurlaela, S., & Titisari, K. H. (2019). Pengaruh kompetensi auditor terhadap kualitas audit. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 10(2), 345–360.

Haniar, S., Nugroho, L., & Widyastuti, T. (2020). Pengaruh kompetensi dan independensi auditor terhadap kualitas audit. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 8(3), 517–528.

International Federation of Accountants. (2018). Handbook of international education standards. IFAC.

International Federation of Accountants. (2025). International code of ethics for professional accountants. IFAC.

Kurniawan, A. (2021). Kompetensi auditor dan pengaruhnya terhadap kualitas audit sektor publik. Jurnal Akuntansi Pemerintah, 6(1), 15–28.

Mariyanto, M., & Praptoyo, S. (2017). Pengaruh kompetensi dan independensi auditor terhadap kualitas audit. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6(2), 1–17.

Matakena, E., Latuheru, B., & Pattipeilohy, S. (2025). Independensi auditor dan kualitas audit pada sektor publik. Jurnal Akuntansi Publik, 14(1), 33–47.

Najidah, N., Rahmawati, R., & Saputra, D. (2024). Laporan hasil pemeriksaan BPK sebagai alat bukti hukum. Jurnal Hukum dan Akuntansi Publik, 5(2), 101–115.

Ningtyas, D. A., & Aris, M. A. (2018). Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas audit. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 15(2), 134–148.

Octavia, E. (2015). Pengaruh independensi dan kompetensi auditor terhadap kualitas hasil pemeriksaan. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 3(1), 55–68.

Petricia, L., & Soedarsa, H. G. (2023). Independensi auditor dan kepercayaan publik. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 18(2), 210–222.

Pinatik, S. (2021). Etika profesi dan independensi auditor. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 13(1), 67–79.

Putra, R. A. (2013). Kualitas audit dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Akuntansi, 5(2), 89–102.

Rampengan, S. (2013). Kedudukan laporan hasil pemeriksaan BPK dalam perkara tindak pidana korupsi. Jurnal Hukum Unsrat, 21(3), 45–60.

Rustiarini, N. W., & Sunarsih, N. M. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku etis auditor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 19(2), 85–96.

Siregar, S., Nasution, D., & Harahap, R. (2022). Independensi auditor dan tantangan audit sektor publik. Jurnal Akuntansi Negara, 7(1), 1–15.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Taqi, M., Syamsuddin, S., & Rahman, F. (2021). Audit quality framework in public sector. Journal of Accounting and Public Governance, 9(2), 120–135.

Tjun, L. T., Setiawan, S., & Saputra, Y. (2012). Pengaruh kompetensi dan independensi auditor terhadap kualitas audit. Jurnal Akuntansi, 4(1), 33–49.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.

Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara.




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jak.v17i1.4794

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.