Konsep Penataan Jalur Pejalan Kaki di Kawasan Taman Gajah, Kota Bandar Lampung

Zenia F Saraswati

Abstract


Kawasan Taman Gajah merupakan guna lahan dikembangkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan ruang publik yang mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat. Untuk mendukung aksesibilitas pengguna ruang terbuka ini, prasarana transportasi perkotaan menjadi penting untuk diperhatikan terutama prasarana pejalan kaki. Perencanaan prasarana jalur pejalan kaki harus dilakukan berdasarkan kebutuhan pengguna ruang. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kinerja jalur pejalan kaki dengan mempertimbangkan preferensi dan karakteristik pengguna. Pada sebagian besar ruas jalur pejalan kaki di Kawasan Taman Gajah terdapat hambatan samping yang terdapat pada jalur pejalan kaki diantaranya adalah kerusakan jalur pejalan kaki, parkir kendaraan pada jalur, serta keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Hal ini menyebabkan masih banyak pejalan kaki yang melakukan perjalanannya di badan jalan. Juga diketahui dari perspektif pengguna, bahwa sebagian besar pengguna jalur pejalan kaki melakukan perjalanan dengan tujuan rekreasi. Pengguna jalur pejalan kaki di kawasan Taman Gajah juga ternyata merupakan pejalan kaki dengan perjalanan turunan yang sebelumnya menggunakan sepeda motor. Penataan jalur pejalan kaki di Kawasan Taman Gajah harus memperhatikan pedagang kaki lima (PKL) sebagai daya tarik kegiatan yang tidak mengganggu lalu lintas pejalan kaki juga lebih mendorong penggunaan kendaraan umum.


Keywords


Jalur Pejalan Kaki, Persepsi Pengguna, Desain

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jaubl.v10i2.1420

JURNAL ARSITEKTUR saat ini terindeks:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License