Sebaran Menara Telekomunikasi Seluler Bersama Berbasis GIS (Geographic Information System) di Wilayah Kabupaten Lampung Tengah

Taqwan Thamrin, Wiwin Susanty

Abstract


Industri telekomunikasi nasional telah mengalami perubahan yang sedemikian pesat, sejak diberlakukannya Undang Undang (UU) Nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi. Perubahan lingkungan global dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang berlangsung  sangat  cepat telah mendorong terjadinya  perubahan mendasar, melahirkan lingkungan telekomunikasi yang baru, dan perubahan cara pandang dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Hal tersebut, mendorong lahirnya beragam peluang-peluang bisnis di sektor telekomunikasi, khususnya bisnis pendirian menara telekomunikasi. Keberadaan perusahaan yang bergerak dalam bidang pendirian menara  ini menjadi sangat penting dan strategis setelah tahun 2008, diberlakukan Peraturan  Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 2 tahun 2008 tentang Pembangunan dan Penggunaan Menara bersama   Telekomunikasi. Kebijakan ini mengimbas pada perubahan struktur bisnis telekomunikasi yang semakin bebas, kompetitif, dan agresif. Bahwa dalam rangka efektifitas dan efisiensi penggunaan ruang, maka menara harus digunakan secara bersama dan tetap memperhatikan kesinambungan pertumbuhan industri telekomunikasi, kesehatan masyarakat, dan estetika lingkungan. Dengan demikian hal yang harus dilakukan adalah merancang suatu master plan pemetaan sebaran menara telekomunikasi seluler berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) berdasarkan estetika dan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah kabupaten Lampung Tengah yang kemudian dianalisa untuk zona penempatan menara telekomunikasi seluler bersama baru, berdasarkan kesesuaian terhadap tata ruang kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan (applied), penelitian terapan ini merupakan suatu jembatan dari penelitian basic/murni diantara penelitian eksperimental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ada 3 metode yaitu Teknik Wawancara, Dokumentasi dan Observasi.


Keywords


Sistem Informasi Geografis; Menara telekomunikasi seluler.

Full Text:

PDF

References


Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, “Petunjuk Teknis Kriteria Menara Telekomunikasi”. Surat Edaran Nomor 06/SE/Dr/2011. Jakarta, September. 2011.

Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (2008).”Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi”, Kementerian Kominfo, Jakarta. 2008.

Sri Sutanti (2012), “Perancangan Sistem Informasi Geografis Tempat Pariwisata Kabupaten Cilacap Berbasis Web”

Sugiyono (2012).”Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D”, Alfa Beta, Bandung.

Syafruddin Rauf. (2012). “Pemetaan Jaringan Drainase Berbasis Quantum GIS Open Source di Kota Makassar”, Jurnal Prosiding Hasil Penelitian Fakultas Teknik Vol.8 Desember 2012. ISBN: 978-978-127255-0-6.

Zeng Liansun, Wang Liang, dan Ding Chinling (2008). “Site Selection for Wireless base station based on Map Partitioning” IEEE.2008.

Zhenghua Shu, Hong Li, Guodong Liu, dan Qing Xie (2011), “Application of GIS in Telecomunication Information Resources Management System”. InternationalConference on Information Management, Innovation Management, and Industrial Engineering. 2011.

Thamrin T, dan Susanty W (2016), Pemeteaan sebaran Menara Telekomunikasi Seluler Bersama Berbasis GIS di wilayah kota Bandarlampung. Jurnal Sistem Informasi EXPERT, Vol. 2 No. 2 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.36448/jmsit.v7i2.967

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi

Published by Pusat Studi Teknologi Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bandar Lampung
Gedung M Lt.2 Pascasarjana Universitas Bandar Lampung
Jln Zainal Abidin Pagaralam No.89 Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung,
LAMPUNG, INDONESIA

Indexed by:



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.